Beberapa pekan lalu, DPR memutuskan untuk menaikkan tunjangan sebesar Rp3 juta per hari, sehingga kebijakan tersebut memicu gelombang demonstrasi di seluruh Indonesia karena dinilai tidak etis di tengah kondisi ekonomi rakyat kecil yang semakin sulit.
Aksi protes itu bermula ketika elemen buruh memulainya, lalu mahasiswa dan masyarakat ikut turun ke jalan pada Kamis (28/8/2025). Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja berkumpul di depan Kompleks Parlemen, Senayan, membawa enam tuntutan utama: penghapusan sistem outsourcing dan upah murah, kenaikan UMP 2026 sebesar 8,5–10,5 persen, pencabutan PP No. 35 Tahun 2021, penghentian PHK massal, reformasi pajak, serta percepatan pengesahan RUU Ketenagakerjaan.
Siang hingga sore, massa mahasiswa juga berdatangan ke Senayan dengan spanduk dan orasi. Awalnya aksi berlangsung tertib, namun situasi memanas sekitar pukul 15.00 WIB. Sejumlah peserta menaiki pagar DPR, merusak fasilitas, hingga melempari aparat dengan batu dan botol. Polisi membalas dengan water cannon dan gas air mata, memicu bentrokan.
Kericuhan meluas ke kawasan Pejompongan, Slipi, hingga Jalan Asia-Afrika. Aparat menangkap dan mengamankan puluhan pengunjuk rasa. Namun insiden paling tragis terjadi ketika sebuah kendaraan taktis (rantis) Brimob melindas seorang pengemudi ojek online berinisial AK (20). Petugas sempat membawa korban ke RSCM. Namun sayangnya, upaya penyelamatan korban tidak berhasil.
Tentu saja peristiwa ini memicu kemarahan publik. Aksi yang semula bertujuan menyuarakan aspirasi rakyat berakhir ricuh, meninggalkan duka dan luka bagi bangsa.
Demo yang awalnya terpusat di kawasan Senayan kemudian meluas ke berbagai daerah dan kota besar. Massa melakukan aksi anarkis dan penjarahan di sejumlah lokasi. Kota-kota seperti Surabaya, Malang, dan Kediri tak luput dari aksi anarkis pendemo.
Di Surabaya, massa membakar gedung bersejarah Grahadi serta merusak Taman Bungkul dan beberapa pos polisi di titik-titik strategis. Hingga kini, menjadi pertanyaan besar apakah ini murni luapan kemarahan masyarakat atau ada pihak lain yang sengaja memanfaatkan suasana ini dengan dalih demonstrasi dan protes terhadap tindakan polisi yang menabrak pengemudi ojol? Lalu, bagaimana seharusnya rakyat menyampaikan aspirasinya?
Islam tidak pernah menutup ruang kritik. Bahkan Nabi Muhammad SAW bersabda, “Agama itu nasihat.” Para sahabat bertanya, “Untuk siapa?” Beliau menjawab, “Untuk Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin, dan kaum muslimin pada umumnya.” (HR. Muslim). Hadis ini menegaskan bahwa memberi masukan kepada pemimpin merupakan bagian dari agama. Namun, tindakan tersebut tentu harus dilakukan dengan cara yang santun, berlandaskan etika, dan menghindari segala bentuk fitnah.
Al-Qur’an pun menekankan pentingnya estetika dalam menyampaikan aspirasi. Ketika Allah SWT mengutus Nabi Musa AS dan Harun AS untuk menemui Fir’aun. Allah berfirman: “Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.” (QS. Thaha: 44). Jika kepada penguasa sekejam Fir’aun saja Allah memerintahkan berbicara lembut, apalagi kepada pemimpin di tengah masyarakat kita.
Sayangnya, dalam demonstrasi yang terjadi belakangan ini, semangat menyampaikan aspirasi bercampur dengan kemarahan, bahkan anarkisme. Massa yang marah membakar Gedung Grahadi di Surabaya, merusak taman kota, dan menjarah pos polisi.
Semua ini jelas bertentangan dengan firman Allah: “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, setelah (Allah) memperbaikinya.” (QS. Al-A’raf: 56).
Aspirasi adalah hak, tetapi cara menyampaikannya menentukan martabat dan keberhasilannya. Aksi damai, musyawarah, jalur hukum, serta bahasa yang santun lebih sesuai dengan nilai agama sekaligus etika sosial. Inilah yang disebut sebagai estetika dalam menyampaikan aspirasi. Kita harus menyuarakan kebenaran dengan cara yang terhormat agar tidak menimbulkan luka baru di tengah masyarakat.
Peristiwa demonstrasi ini seharusnya menjadi bahan renungan bersama. Bagi rakyat, penting menjaga etika dan ketertiban dalam menyampaikan protes. Bagi pemimpin, tidak kalah penting untuk membuka telinga, berani berdialog, dan segera merespons keresahan masyarakat. Aspirasi yang mula-mula disampaikan dengan damai bisa berubah menjadi bara amarah yang sulit dipadamkan jika terus-menerus diabaikan. (Siti Muji Rahayu)
Share this content:

Bet365br1, a casa que a gente já conhece e confia. Sempre com as melhores opções de apostas e um site fácil de navegar. Bora fazer um green! Confere lá: bet365br1
888SlotsVIP, VIP treatment is always good Let’s hope I win those huge bonuses. I am ready to rock and roll now Let’s go 888slotsvip
Lienminhabcvip. I hear they’re popping up everywhere. Gotta see what all the fuss is about. Maybe some exclusive VIP perks? Let’s hope the games are good! You can check out all the good things on lienminhabcvip.
Spinomx, sounds interesting! That’s a good name, hope they have a vast spin field. If you want more spin on your life, just come tospinomx.
Alright guys, checking out aa888br. Seems interesting enough. Hope it’s not a let down. Wish me luck! You can find it here: aa888br
Hey all! New here. Heard about betbbapp, gonna check it out. Fingers crossed for some wins! Check it out: betbbapp
What’s up gamers? Trying out gg88bet. Seems legit so far. Gonna throw some bets down. Check it out right here: gg88bet